Ekstrakurikuler Reog
Ekstrakurikuler Reog merupakan kegiatan seni budaya yang berfokus pada pelestarian dan pengembangan kesenian Reog sebagai warisan budaya tradisional Indonesia, khususnya dari Ponorogo. Kegiatan ini mengajarkan keterampilan seni tari, musik tradisional, serta disiplin kelompok dalam formasi pertunjukan Reog yang terdiri atas berbagai peran dan elemen penting.

Tujuan Ekskul Reog:

  1. Melestarikan seni budaya Reog sebagai bagian dari identitas budaya nasional.

  2. Mengembangkan kemampuan seni tari, seni peran, serta keterampilan memainkan musik tradisional.

  3. Menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab dalam tim pertunjukan.

  4. Meningkatkan rasa percaya diri peserta melalui penampilan di berbagai acara sekolah maupun kompetisi.

  5. Menghidupkan semangat kreativitas melalui pengembangan koreografi dan konsep pertunjukan Reog.

Struktur dan Peran dalam Ekskul Reog:

  1. Barongan / Dadak Merak – Penari utama yang mengenakan topeng besar dengan karakter singa dan bulu merak.

  2. Jathilan – Penari kuda lumping dengan gerakan dinamis dan ritmis.

  3. Warok dan Bujang Ganong (Ganongan) – Tokoh yang menampilkan kecekatan, kelincahan, dan kekuatan.

  4. Pemusik – Kelompok pengiring yang memainkan instrumen tradisional seperti kendang, gong, kempul, dan kenong.

  5. Pengiring Vokal / Pembacaan Mantra – Mendukung suasana pertunjukan sesuai tradisi.

Kegiatan yang Dilaksanakan:

  1. Latihan rutin tari dan formasi pertunjukan.

  2. Pelatihan teknik memainkan instrumen musik tradisional Reog.

  3. Pengembangan koreografi dan konsep penampilan.

  4. Gladi bersih menjelang pertunjukan atau kompetisi.

  5. Pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kerja sama antaranggota.

  6. Dokumentasi dan evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas penampilan.