Ekstrakurikuler Karawitan
Ekstrakurikuler Karawitan merupakan kegiatan pengembangan seni tradisional Jawa yang berfokus pada pembelajaran dan pelestarian musik gamelan. Melalui kegiatan ini, peserta didik mempelajari teknik memainkan berbagai instrumen gamelan serta memahami nilai-nilai estetika, filosofi, dan etika dalam seni karawitan. Ekskul ini bertujuan membentuk karakter yang disiplin, harmonis, dan berbudaya.
Tujuan Ekskul Karawitan:
-
Melestarikan seni musik tradisional gamelan sebagai warisan budaya bangsa.
-
Mengembangkan kemampuan memainkan instrumen seperti saron, bonang, kenong, kendang, gender, dan gong.
-
Menumbuhkan sikap disiplin, kekompakan, dan sensitivitas musikal dalam ansambel.
-
Mengasah kepekaan terhadap ritme, dinamika, dan harmoni khas karawitan.
-
Memberikan ruang aktualisasi diri melalui penampilan pada acara sekolah dan kegiatan budaya.
Instrumen yang Dipelajari:
-
Saron dan Demung – Instrumen balungan pengisi melodi dasar.
-
Bonang Barung dan Bonang Penerus – Pengatur ornamentasi dan penanda struktur.
-
Gambang – Instrumen bilah kayu dengan teknik tabuhan ritmis dan halus.
-
Kendang – Pengatur tempo dan dinamika ansambel.
-
Kenong, Kethuk, dan Kempyang – Penanda gatra dan struktur musikal.
-
Gong dan Kempul – Penanda akhir frase dan struktur komposisi.
-
Vokal (Sindhen / Gerong) – Pembelajaran vokal tradisional sebagai penguat nuansa gamelan.
Kegiatan yang Dilaksanakan:
-
Latihan teknik dasar tabuhan pada masing-masing instrumen.
-
Latihan ansambel untuk menyatukan irama, tempo, dan dinamika.
-
Pengenalan gending-gending klasik dan gending kreasi.
-
Persiapan repertoar untuk acara sekolah, pentas seni, atau lomba.
-
Evaluasi rutin guna meningkatkan kualitas musikal dan kekompakan kelompok.
-
Pembinaan karakter melalui etika berkesenian dan penghargaan terhadap budaya.



