Teknik Pengelasan
Teknik Pengelasan adalah bidang keahlian yang berfokus pada proses penyambungan logam melalui pemanasan, pencairan, dan teknik fusi untuk menghasilkan konstruksi yang kuat dan presisi. Bidang ini sangat dibutuhkan dalam industri manufaktur, konstruksi, perkapalan, otomotif, migas, dan berbagai sektor teknik lainnya. Peserta didik mempelajari teori material, prosedur pengelasan, dan praktik menggunakan berbagai metode las modern.
Tujuan Pembelajaran Teknik Pengelasan:
-
Menguasai dasar-dasar metalurgi, sifat material, dan proses perubahan struktur logam saat pengelasan.
-
Mampu mengoperasikan berbagai jenis mesin dan peralatan las sesuai standar industri.
-
Menguasai teknik pengelasan SMAW, GMAW/MIG, GTAW/TIG, OAW, dan cutting oxy-fuel.
-
Memahami standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam lingkungan pengelasan.
-
Mampu membaca dan memahami gambar teknik serta simbol-simbol pengelasan.
-
Mampu melakukan inspeksi, pengujian hasil las (NDT/DT), dan perbaikan cacat las.
-
Menyiapkan peserta didik untuk bekerja di sektor industri atau membuka usaha jasa pengelasan.
Metode dan Proses Pengelasan yang Dipelajari:
-
SMAW (Shielded Metal Arc Welding) – Las listrik dengan elektroda terbungkus, umum digunakan di industri konstruksi.
-
GMAW/MIG (Gas Metal Arc Welding) – Pengelasan dengan gas pelindung, cocok untuk produksi cepat dan material ringan.
-
GTAW/TIG (Gas Tungsten Arc Welding) – Pengelasan presisi tinggi untuk stainless steel dan aluminium.
-
OAW (Oxy Acetylene Welding) – Las karbit untuk pelat tipis dan pekerjaan perbaikan.
-
Oxy-Fuel Cutting – Pemotongan logam menggunakan kombinasi gas oksigen dan bahan bakar.
-
Plasma Cutting – Pemotongan material dengan tingkat presisi lebih tinggi.
-
Welding Inspection & NDT – Pengujian kualitas hasil las seperti visual test, bend test, atau penetrant test.
Kompetensi Utama Peserta Didik:
-
Menentukan parameter pengelasan (arus, tegangan, kecepatan, jenis elektroda).
-
Menyiapkan material, melakukan tack weld, dan menyelesaikan pengelasan sesuai WPS (Welding Procedure Specification).
-
Mengidentifikasi dan memperbaiki cacat las (porosity, undercut, incomplete fusion).
-
Mengoperasikan peralatan keselamatan dan menerapkan prosedur K3.
-
Membuat produk las sesuai gambar kerja dan toleransi teknis.
Kegiatan yang Umum Dilaksanakan:
-
Praktik pengelasan berbagai posisi (1G–6G).
-
Pelatihan K3 dan penggunaan APD pengelasan.
-
Pembuatan proyek konstruksi sederhana hingga kompleks.
-
Praktik kerja industri (Prakerin/PKL) di sektor manufaktur dan konstruksi.
-
Uji kompetensi keahlian dan penyusunan portofolio hasil pekerjaan.
-
Pemeliharaan peralatan las dan area kerja.



